![]() |
| Penolakan Intervensi Asing di Indonesia bersama Central Committee PKI dan lainnya |
Intervensi asing di Indonesia sangat banyak sejak zaman pra kemerdekaan hingga kemerdekaan. Bangsa-bangsa penjajah dan sekutunya kemudian bersatu padu untuk menginjakkan kakinya di Indonesia dengan berbagai cara, baik militer, ekonomi, politik dan lainnya. Oleh karena itu, penduduk Indonesia bersatu untuk menghadapi intervensi asing.
Salah satunya adalah dengan mengadakan pertemuan akbar di Lapangan Merdeka Selatan pada 1960an sebelum meletusnya peristiwa G30S PKI. Partai-partai besar pemenang pemilihan umum 1955 seperti Masyumi, NU, PKI dan aliansi Asia Afrika berkumpul untuk menolak intervensi asing di Indonesia.
Naasnya, PKI dengan ideologi komunisnya, kemudian dijadikan sasaran pihak asing untuk mengadu domba dengan rakyat Indonesia. Komunisme kemudian diidentikkan dengan pemberontakan, perlawanan, penyerobotan tanah, penghancuran rumah dan lainnya. Komunisme kemudian diserang oleh imperialisme karena dianggap mengganggu agenda mereka di Indonesia. Bahkan sekarang, dengan terganggunya imperialisme ekonomi di Indonesia, mereka masih saja menggelorakan isu komunisme. Isu ini digunakan agar rakyat Indonesia lupa dengan imperialisme dan kapitalisme, agar mereka bebas tanpa dimusuhi rakyat Indonesia.

Comments
Post a Comment