Sedekah yang Tidak Berkah

Berkah berasal dari bahasa Arab barakah, yang artinya ketetapan kebaikan ilahi dalam sesuatu. Dalam QS. al-A'raf: 96, Allah berfirman:

لَفَتَحْنا عَلَيْهِمْ بَرَكاتٍ مِنَ السَّماءِ وَالْأَرْضِ

Artinya bahwa air dan segala sesuatu yang ada di langit dan bumi mengandung barakah. Kebaikan ini tentunya tidak dapat diindera dan tidak terhitung. Keberkahan ini antara lain terletak dalam sedekah. Sedekah ini tidak hanya berupa harta benda saja, namun juga senyum dan berbuat ramah kepada sesama manusia dianggap sedekah. Rasulullah SAW bersabda:

تَبَسُّمُكَ في وجه أخيك صدقة، وأمْرُك بالمعروف ونَهْيُكَ عن المنكَرِ صدقة، وإرشادُك الرجل في أرض الضلال، لك صدقة، [وبَصَرُك للرجل الرديء البصر، لك صدقة] وإماطتكَ الحجَرَ والشوكَ والعظمَ عن الطريق، لك صدقة، وإفراغُكَ من دَلْوِكَ في دَلْوِ أخيك صدقة» . أخرجه الترمذي

Hadis diatas menunjukkan bahwa senyum, amar makruf, menunjukkan arah jalan, menyingkirkan segala yang berbahaya di jalan dan menolong orang lain termasuk kategori sedekah.

Namun kenapa banyak orang sedekah tapi tidak baik kepada orang lain dan memusuhinya hanya karena beda gerakan shalat? Kenapa mereka banyak sedekah tapi tidak ada pertanggungjawaban dan akuntabilitasnya? Artinya sedekah itu tidak ada kebaikan atau berkah di dalamnya. Sedekah tersebut masih berorientasi materi, popularitas bahkan di balik itu ada investasi yang tidak jelas.

Comments