Ya'juj dan Ma'juj Pemakan Bangkai Manusia Muncul di Indonesia


Berbagai peristiwa akhir zaman ditandai dengan munculnya makhluk aneh-aneh seperti Dajjal, munculnya matahari dari barat, Ya'juj dan Ma'juj  dan lain sebagainya. Kemunculan Ya'juj dan Ma'juj disebutkan dalam Alqur'an dan juga beberapa hadis Rasulullah SAW. Ya'juj dan Ma'juj adalah sekelompok makhluk yang sangat keji dan sudah pernah ditaklukkan oleh Iskandar Dzulqarnain (Alexander the Great) ribuan tahun yang lalu. Namun makhluk-makhluk yang telah ditaklukkan itu disinyalir muncul kembali di Indonesia. Apa buktinya?

(Baca: Neo-Musailamah dan Dajjal di Indonesia)

Keganasan Ya'juj dan Ma'juj sangat mengerikan bagi mereka yang pernah mendengarkan ceritanya. Bahkan mereka pun memakan apa saja yang ditemuinya, walaupun itu berupa bangkai manusia. Mereka akan menguasai beberapa daerah dan menghabiskan sumber daya alam yang ada. Kemunculan mereka dianggap sebagai musibah yang sangat berat dan besar. Oleh karena itu, mereka yang selamat adalah mereka yang mendapatkan anugrah dan karunia dari Allah.
Melihat dari simbol dalam cerita Ya'juj dan Ma'juj, maka dapatlah dikatakan bahwa sifat-sifat mereka sudah muncul akhir-akhir ini di Indonesia. Misalnya para koruptor yang ada di dataran eksekutif bahkan legislatif, membuat banyak orang sengsara dan hidup di bawah kehidupan yang standar. Mereka mengambil apa saja yang dapat diambil, baik melalui penggelembungan anggaran, jual beli jabatan, kongkalikong dengan pengusaha, mengelabuhi hukum dan lainnya. Upaya para koruptor dan juga para pengusaha nakal ini akhirnya berimbas pada penguasaan obyek vital negara Indonesia.

(Baca: Benarkah Dajjal adalah Kaum Takfiri?)

Tidak hanya sumber daya alam, baik yang hayati maupun yang non-hayati, mayat saudaranya yang sudah meninggal juga dikomersilkan melalui berbagai cara seperti jual beli tanah makam umum, melayat dengan niat pencitraan, memodifikasinya sedemikian rupa di media massa dan sosial agar mendapat perhatian dari orang lain, bahkan untuk tujuan kampanye. Bagi pemilih yang tidak sesuai dengan pilihannya, maka dianggap munafik dan tidak layak untuk dishalati. Sampai-sampai mayat pun menjadi perantara untuk meraih tujuan politiknya. Begitulah perilaku Ya'juj dan Ma'juj, yang suka merusak dan mengambil apa yang ditemuinya serta memakan bangkai saudaranya sendiri. Bila demikian, apakah kiamat di Indonesia akan segera terwujud? Atau akankah muncul Imam Mahdi yang akan membebaskan dari Dajjal dan makhluk lainnya sebelum kiamat? Wallahu a'lam.

Comments