![]() |
| Wilayah kekuasaan ISIS dan benderanya di Dajlah |
Munculnya Dajjal dalam hadis-hadis eskatologis banyak dihubungkan dengan berbagai kehancuran dunia sebelum Hari Kiamat. Dajjal digambarkan sebagai makhluk yang mempunyai kuasa seperti Tuhan dan akan melenyapkans semua orang yang tidak setuju padanya. Rasulullah SAW dalam beberapa hadisnya mengatakan bahwa tanda-tanda Dajjal adalah bermata satu dan terdapat tulisan kaf fa' ra' (كفر) di dahinya. Banyak yang mengaitkannya dengan gerakan Iluminati, yang menggunakan simbol mata satu, bahkan juga dolar Amerika Serikat, dengan Dajjal karena kemiripannya.
Di dalam kajian hadis, teks hadis bisa jadi berupa simbol-simbol, yang mana Rasulullah SAW menggunakannya agar masyarakat awam lebih faham sabda beliau. Oleh karena itu, Dajjal dalam sabda Rasulullah SAW bisa difahami sebagai simbol kelaliman, kebenaran tunggal dan orang yang suka menilai negatif terhadap liyan. Jika seperti itu, tanda-tanda Dajjal ini mirip dengan gerakan orang yang suka menilai negatif, utamanya menilai kafir atau kufur terhadap sesama umat Islam. Tulisan kafara di dahi Dajjal bisa jadi adalah simbol orang yang pikirannya adalah mengkafirkan orang lain, terutama orang Islam. Orang tersebut juga sering menilai salah sesama Muslim, menganggap pendapatnya paling benar dan yang tidak mengikutinya akan dibinasakan.
Orang yang mirip dengan simbol Dajjal dalam masyarakat Muslim sekarang adalah kaum takfiri. Mereka adalah kelompok yang suka menilai kafir orang-orang yang tidak sefahama dan sealiran. Tidak hanya itu, dalam gerakan yang lebih radikal, mereka akan membunuh orang-orang yang tidak sependapat. Ancaman pembunuhan, teror dan penindasan adalah gambaran kelaliman Dajjal pada orang-orang Islam. Fenomena seperti itu dapat kita jumpai pada kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), Al-Qaeda dan berbagai kelompok sejenis yang memburu orang-orang Islam dan menjadikannya tawanan untuk dibunuh atau disiksa. Namun mereka malah meminta maaf dan membela negara kafir seperti Israel, yang jelas-jelas telah merebut kemerdekaan negara Palestina. Jika kita bisa menggunakan istilah baru, kaum takfiri ini adalah Neo-Dajjal di zama sekarang ini.


Comments
Post a Comment