![]() |
| Al-'Alim al-'Allamah Musnid al-Dunya Syaikh Yasin al-Fadani al-Jawi |
Ibadah haji pada tahun 1438 H ini sudah berakhir, yang ditandai dengan kembalinya beberapa jamaah haji ke tanah air. Haji merupakan ibadah bagi mereka yang mampu dan dulu menjadi ajang pertemuan internasional bagi ulama di seluruh dunia. Para ulama tersebut bertemu di waktu haji tersebut, sambil membicarakan berbagai macam aspek keilmuan, sosial, politik, ekonomi dan lainnya. Oleh karena itu, konsolidasi ulama tersebut menyebabkan terjadinya eskalasi politik di Indonesia yang akhirnya haji diawasi secara ketat oleh Belanda pada masa penjajahan.
Jaringan keilmuan yang terbentuk di dalam masa haji tersebut kemudian menaikkan produktivitas ilmiah dan kualitas pengetahuan di Nusantara. Dengan bertemu pada ulama kelas atas dunia di Makkah dan Madinah, ulama Nusantara kemudian banyak yang belajar dan bahkan mereka juga menjadi ulama besar dan imam di Masjid al-Haram seperti Syaikh Ibrahim ibn Dawud al-Fathani, Baqir ibn Nur al-Jukjawi, Abd al-Shamad al-Falimbani, Khatib Minangkabawi, Shalih bin Umar al-Samarani, KH. Hasyim Asy'ari, KH. A. Dahlan, Syaikh Yasin al-Fadani dan lainnya. Mereka menjadi ulama besar dan terpandang karena mengutamakan ilmu dan mencari berkah dari para ulama yang melakukan haji. Di samping itu, mereka juga menulis kitab-kitab dalam bahasa Arab dan juga bahasa lokal.
Namun belakangan, haji menjadi kehilangan spiritnya. Haji hanya menjadi sekedar formalitas agama, bahkan terkadang digunakan untuk menaikkan status sosial di masyarakat. Mereka yang haji pun tidak banyak yang mampir ke ulama terkemuka di sana untuk sekedar ngalap berkah, apalagi belajar seperti ke keluarga Sayyid Muhammad bin 'Alawi al-Maliki dan penerusnya. Haji hanya menjadi sekedar pose dengan wajah sendiri, selfi atau tulisan untuk orang lain di depan Ka'bah. Ka'bah juga berubah fungsi, dari pusat ibadah menjadi pusat latar belakang di media sosial.
(Baca: Alqur'an Untuk Memperbaiki Perilaku, Bukan Untuk Pamer dan Popularitas Agar Laku)

Comments
Post a Comment