Jokowi, Khalifah Umat Islam yang Sangat Disegani di Dunia

Sebagaimana dalam status sebelumnya, (Baca: Khalifah di Dunia Islam Adalah Jokowi, Tahu Kenapa?), Jokowi secara tidak langsung dan tidak sadar diakui oleh pendukung khilafah sebagai khalifah umat Muslim. Dengan kekuatan diplomasi dan tekanannya terhadap kekerasan dan genosida di Rakhine State, Myanmar, Jokowi semakin menguat menjadi kandidat khalifah. Dari anggota-anggota negara Asia Tenggara, hanya Indonesia yang berani menekan dan mengajak pemerintah Myanmar agar segera menghentikan kekerasan. Dari puluhan anggota Organisasi Konferensi Islam dan ratusan aggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, hanya Indonesia yang cepat tanggap dalam merespon situasi konflik di Myanmar.

Apa buktinya? Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi pada Senin (4/9/2017) dikirim oleh Jokowi guna bertemu dengan  Aung San Suu Kyi di kota Nay Pyi Taw, Myanmar. Ia juga bertemu dengan Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar, Jenderal Senior U Min Aung Hlaing. Setelah itu, ia bertolak ke Bangladesh untuk menemui pemerintah di sana guna memperhatikan nasib para pengungsi Rohingya. Atas beberapa usaha pemerintahan Jokowi ini, dunia Islam maupun yang tidak Islam mengapresiasi langkahnya dalam merespon keadaan masyarakat Rohingya.

Hasil usaha Jokowi inipun membuahkan hasil. Bantuan kemanusiaan diperbolehkan masuk oleh pemerintah Myanmar yang masih dikuasai oleh junta militer. Di samping itu, Jokowi juga mengirimkan bantuan obat-obatan dan makanan dari masyarakat Indonesia untuk penduduk Rohingya. Di saat Jokowi dan pemerintah Indonesia bersusah payah dan berusaha dengan aksi nyata atas kekerasan di Rakhine State, pemerintah lain hanya bermain retorika dan seruan saja. Misalnya pemerintahan Turki dan juga Malaysia hanya bisa mengecam kekerasan tanpa aksi nyata. Di dalam negeri sendiri, malah ada sekelompok orang yang ingin menambah kisruh konflik dengan mengatasnamakan agama (Baca: Maksud Peduli Rohingya, Malah Jadi Tidak Peduli). Selamat pak khalifah, Haji Joko Widodo al-Indunisi!

Comments