Judul :
Terjemah & Tafsir al Qur’an Huruf Arab dan Latin.
Pengarang : Bachtiar Surin
Penerbit : Bandung, Sumatra 1978.
Isi Buku : 3 jilid
Kitab ini bertuliskan ayat-ayat al Qur’an yang ditulis dengan huruf Arab
maupun latin yang disertai dengan terjemahan bahasa Indonesia dan tafsirannya. Terjemahan
ini dimuat langsung di sebelah ayat al
Qur’an yang dicetak dengan huruf latin.Model terjemahannya lebih mengutamakan sistem
terjemahan secara harfiah (leterlijk). Tetapi jikalau dengan cara
seperti itu terjemahan menjadi janggal dan kurang dipahami, dipergunakan
kalimat/kata sisipan yang berfungsi sebagai penjelas dan pemantap. Kalimat
sisipan itu adakalanya diambil dari ayat lain yang tujuannya sama dengan ayat
yang sedang diterjemahkan, dan adakalanya pula diambil dari pendapat para
mufassir yang kebenarannya sudah disepakati. Dalam hal ini kalimat-kalimat
pokok dicetak dengan huruf tegak dan untuk sisipan dicetak miring.
Mengenai penulisan ayat-ayat al Qur’an dengan huruf latin, penulis yang
juga memiliki posisi sebagai penanggung jawab dalam sebuah Lembaga Penterjemah
Kitab Suci al Qur’an mengatakan dalam kata pengantarnya, bahwa penyalinan
ayat-ayat al Qur’an kepada huruf latin, tidaklah dimaksudkan hendak mengganti
al Qur’an dari huruf aslinya, tetapi semata-mata hendak membantu mereka yang
belum dapat membaca huruf Arab.
Dalam hal penafsiran, penulis menggunakan metode tah}li>li>, dengan
menempatkan tafsiran langsung pada akhir terjemahan dari ayat yang
bersangkutan. Bila dalam menanggapi salah satu persoalan terdapat perbedaan di
kalangan mufassir, maka pendapat yang berbeda-beda itu dimuat seperlunya,
kecuali penulis telah meyakini salah satu pendapat yang terkuat dan meyakinkan.
Maka yang dimuat hanyalah yang terkuat itu saja.
Kitab ini memiliki kelebihan dalam sistematika penulisannya, seperti yang
telah dipaparkan di atas. Selain itu penulis juga membuat daftar isi yang akan
memudahkan kita untuk menemukan ayat yang kita inginkan. Daftar isi dalam kitab
ini terdiri dari tiga bagian. Yaitu daftar isi berdasarkan juz, daftar isi
berdasarkan surat, dan daftar isi berdasarkan tema ayat. Sehingga pembaca bebas
memilih sesuai dengan yang dibutuhkan.
|
Fa il-lam taf’aluu
fa’dzanuu biharbimminal-laahi wa rasuulih, wa in tubtum falakum ruuusu
amwaalikum; laa tazhlimuuna wa laa tuzhlamuun (279)
|
279. Jika kamu tidak mengerjakan 1), maka ketahuilah bahwa Allah dan
Rasul-Nya akan memerangimu. Tetapi jika kamu mau bertobat 2), maka kamu
berhak menerima kembali uang pokok modalmu, kamu tidak merugikan dan
tidak pula dirugikan.
1) Meninggalkan sisa-sisa sistim riba, dengan
pengertian masih tetap memungutnya.
2) Berhenti memungut riba.
1) Meninggalkan sisa-sisa sistim riba, dengan
pengertian masih tetap memungutnya.
2) Berhenti memungut riba.
|

Comments
Post a Comment